Kunci Penyembuhan Serangan Panik

Kunci Penyembuhan Serangan Panik dan Kecemasan sering disangka sama, tapi kecemasan dan serangan panik ialah dua hal yang lain.

Serangan panik biasanya lebih intensif dibanding serangan kecemasan. Beberapa orang yang mempunyai masalah kecemasan sering mempunyai rasa kecemasan dan ketakutan yang terlalu berlebih pada keadaan yang dirasakannya.

Diri Sendiri Adalah Kunci Penyembuhan Serangan Panik dan Kecemasan

Sering, masalah kecemasan mengikutsertakan adegan kecemasan intensif yang berulang-ulang dan ketakutan yang capai pucuknya dalam beberapa waktu.

Keadaan itu ialah tanda dan tanda-tanda dari serangan panik. Jadi dapat disebutkan jika serangan panik adalah salah satunya tanda-tanda dari masalah kecemasan.

Baca Juga: Dampak Buruk Makan Daging Berlebih

Ke-2 keadaan itu sama-sama berkaitan. Seorang yang alami masalah kecemasan tentu saja akan alami serangan panik. Nah, seorang yang alami serangan panik dapat memacu keadaan masalah kecemasan.

Tanda-tanda kecemasan berkaitan dengan beberapa keadaan kesehatan psikis, seperti masalah obsesif-kompulsif (OCD) dan trauma, sementara serangan panik memengaruhi mereka yang mempunyai masalah panik.

Tips Dalam Penyembuhan Saat Panik Dan Cemas

Serangan panik dan kecemasan adalah keadaan yang lain. Watakisik khusus yang dipunyai membandingkan keduanya, walau ada gejala-gejala yang serupa. Disamping itu, ke-2 nya mempunyai intensif dan waktu yang lain.

Untuk lebih pahami mengenai Kunci Penyembuhan Serangan Panik dan kecemasan, diringkas dari Healthline dan Medical New Today, yok, kupas satu demi satu bedanya.

  1. Tanda-tanda serangan panik

Serangan panik dapat dirasakan kadang-kadang dalam kehidupan, yang umumnya lenyap saat kondisi atau keadaan pemicunya usai. Tetapi, bila serangan panik terjadi secara berulang-ulang dan untuk periode waktu lama, karena itu keadaan ini disebutkan masalah panik.

Disamping itu, serangan panik tiba secara mendadak, tanpa penyebab yang pasti. Tanda-tanda dari serangan panik mencakup:

  • Detak jantung bertambah
  • Nyeri dada
  • Pusing atau tidak sadarkan diri
  • Hot flashes atau menggigil
  • Mual
  • Mati rasa atau kesemutan di berlebihanitas
  • Gemetar
  • Merasa takut
  • Sesak napas
  • Kram perut
  • Berkeringat terlalu berlebih
  • Merasa resah atau memikir secara irasional

Serangan panik bisa berjalan sepanjang 5 sampai 10 menit, tapi juga bisa terjadi secara berkaitan dalam kurun waktu dua jam. Selesai serangan panik, pasien akan alami kecapekan dan tersisa rasa takut.

  1. Tanda-tanda serangan kecemasan

Jika serangan panik tiba mendadak, tanda-tanda serangan kecemasan mengikut masa kecemasan yang terlalu berlebih. Tanda-tanda serangan kecemasan bisa jadi lebih terang sesudah beberapa waktu atau jam. Gejala-gejalanya mencakup:

  • Mudah kaget
  • Nyeri dada
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Kelelahan
  • Takut
  • Hilangnya fokus
  • Nyeri otot
  • Mati rasa atau kesemutan di berlebihanitas
  • Denyut jantung yang cepat
  • Gelisah
  • Sesak napas
  • Gangguan tidur
  • Merasa takut
  • Khawatir dan tertekan

Tanda-tanda kecemasan kerap berjalan semakin lama dibanding tanda-tanda serangan panik. Tanda-tandanya kemungkinan bisa bertahan sepanjang beberapa hari, beberapa minggu, atau beberapa bulan.

  1. Pemicu umum serangan panik dan kecemasan

Serangan panik secara mendadak dan tidak tersangka tidak mempunyai penyebab external yang pasti. Tetapi, ada kemungkinan-kemungkinan pemicu umum dari serangan panik dan kecemasan, salah satunya:

  • Stres kerja
  • Situasi sosial
  • Mengemudi
  • Kafein
  • Obat-obatan atau alkohol
  • Penyakit akut, seperti penyakit jantung, diabetes, sindrom iritasi usus besar (IBD), atau asma
  • Nyeri akut
  • Fobia, seperti agorafobia (takut ruangan ramai atau terbuka), klaustrofobia (takut ruangan kecil), dan akrofobia (takut ketinggian)
  • Kenangan trauma masa lampau

Untuk menganalisis secara pas dan membandingkan serangan panik dengan tanda-tanda penyakit lain, dokter bisa mengawali dengan pengecekan fisik secara detail. Seterusnya, dilaksanakan beberapa test pendukung untuk memutuskan analisis. Test itu bisa berbentuk:

  • Tes darah, untuk mengecek tiroid dan resiko pada keadaan lain.
  • Elektrokardiogram (EKG), untuk mengecek keadaan jantung.

Jika tidak ada abnormalitas organ dan peranan badan, akan dilaksanakan penilaian psikis, untuk pahami jenjang tanda-tanda, depresi, ketakutan, dan masalah yang lain bisa berpengaruh ke aspek kehidupan pasien, terhitung konsumsi alkohol.

  1. Apa factor resiko kecemasan dan serangan panik?

Rupanya serangan panik dan kecemasan mempunyai factor resiko yang serupa, yaitu:

  • Mengalami trauma atau melihat kejadian traumatis, baik dirasakan pada periode kanak-kanak atau dewasa
  • Mengalami kejadian kehidupan yang memilukan atau mencekam, seperti kematian orang yang disayangi atau perpisahan
  • Hidup dengan keadaan kesehatan akut atau penyakit yang memberikan ancaman jiwa
  • Mengalami depresi dan kecemasan yang berjalan, seperti tanggung jawab kerja, perselisihan dalam keluarga, atau penderitaan keuangan
  • Kepribadian yang kuatir
  • Masalah kesehatan psikis yang lain, seperti stres, masalah bipolar, atau masalah kecemasan
  • Memiliki bagian keluarga dekat yang mempunyai kecemasan atau masalah panik
  • Menggunakan beberapa obat atau alkohol

Harus diingat, seorang yang alami kecemasan lebih beresiko alami serangan panik. Tetapi, alami kecemasan bukan agunan seorang tentu alami serangan panik.

Disamping itu, wanita memungkinkan mempunyai kecemasan atau serangan panik daripada lelaki.

  1. Supaya lebih gampang membandingkannya, ingat-ingatlah beberapa hal berikut

Kemungkinan susah untuk ketahui apa ketidaksamaan dari serangan panik dan kecemasan. Oleh karenanya, ingat-ingatlah beberapa hal di bawah ini untuk membandingkannya:

  • Kecemasan umumnya berkaitan dengan suatu hal yang dipandang seperti depresi atau memberikan ancaman. Saat itu, serangan panik tidak selamanya dihubungkan dengan depresi. Serangan panik tersering terjadi tiba-tiba.
  • Kecemasan dapat ringan, sedang, atau kronis. Di lain sisi, sejumlah besar serangan panik mengikutsertakan tanda-tanda yang kronis dan mengusik.
  • Selama serangan panik, tanggapan pertempuran atau penerbangan otonom badan menggantikan. Tanda-tanda fisik kerap lebih intensif dibanding tanda-tanda kecemasan.
  • Kecemasan bisa membuat secara setahap, sedang serangan panik umumnya tiba secara mendadak.
  • Serangan panik umumnya memacu kecemasan atau ketakutan berkaitan serangan lain. Karena itu, ini kemungkinan punya pengaruh pada sikap; membuat penderitanya menghindar tempat atau keadaan yang dapat memacu serangan panik.
  1. Apa yang perlu dilaksanakan saat alami serangan panik atau kecemasan?

Jika kamu berasa diserangan kecemasan atau kecemasan, coba beberapa langkah berikut:

  • Bernapas perlahan-lahan dan dalam. Saat rasakan napas makin cepat, pusatkan perhatian saat mengisap dan mengembuskan napas. Rasakan perut berisi dengan udara saat mengisapnya. Kalkulasi mundur dari 4 saat mengembuskannya. Ulang sampai pernafasanmu melamban ataupun waktu berasa tenang.
  • Kenali dan mengakui apa yang dirasakan. Bila kamu telah alami kecemasan atau serangan panik, itu dapat mengerikan. Tetapi, peringatkan diri jika tanda-tanda akan berakhir dan kamu akan baik saja.
  • Berlatih perhatian. Interferensi berbasiskan mindfulness makin sering dipakai untuk menyembuhkan kecemasan dan masalah panik. Mindfulness ialah tehnik yang bisa menolong menentramkan pemikiran dengan menyaradari di mana kamu lagi ada atau konsentrasi di saat saat ini. Latihanlah perhatian secara aktif dengan memerhatikan pemikiran, emosi, dan kesan tanpa memandang atau bereaksi pada seputar.
  • Gunakan tehnik rileksasi. Tehnik rileksasi seperti rileksasi otot progresif dan citra terpandu bisa kurangi hati panik dan kecemasan.
  • Tipe therapy yang diaplikasikan untuk menyembuhkan pasien serangan panik ialah therapy sikap kognitif. Dalam therapy ini, pasien akan dituntun untuk pahami dan yakini jika serangan panik tidak mencelakakan. Pasien akan diajari mengganti tanggapan hati dan sikap pada skema pemikiran negatif, hingga nanti menolong mereka dalam menangani serangan panik secara berdikari. Dalam kata lain, pasien diajari untuk menangani rasa takut pada keadaan yang membuat mereka panik.

Dampak Dari Serangan Panik Dan Kecemasan Berlebih

Serangan panik atau kecemasan bisa diobati sampai capai kesembuhan keseluruhan seandainya selekasnya diatasi. Bila diacuhkan, karena itu keadaan ini bisa makin bertambah kronis dan susah ditangani, sampai mengusik kehidupan pasien. Dari sisi berasa ketakutan terus-terusan, kompleksitas yang bisa muncul dari serangan panik ialah:

  • Munculnya fobia atau takut akan satu hal
  • Tidak ingin bergaul
  • Timbulnya permasalahan di kantor atau di sekolah
  • Terjerumus ke permasalahan keuangan
  • Kecanduan minuman keras atau NAPZA
  • Depresi
  • Munculnya kemauan untuk bunuh diri

Tidak ada cara penjagaan khusus pada serangan panik atau kecemasan, kecuali kesadaran diri untuk selekasnya menanganinya saat sebelum keadaan ini makin bertambah buruk.

Bagaimana, saat ini bisa membandingkan serangan panik dan kecemasan, kan? Meskipun ke-2 nya mempunyai tanda-tanda, pemicu, dan factor resiko yang hampir serupa, tetapi serangan panik condong lebih intensif dan kerap dibarengi tanda-tanda fisik yang lebih kronis. Oleh karena itu, tanyakan dengan pakar mental seperti psikologi atau psikolog jika alami tanda-tanda yang terkait dengan kecemasan atau panik, terutamanya jika itu mempengaruhi kehidupanmu.