Bau Badan Karena Kekurangan Magnesium

Bau Badan Kekurangan Magnesium – Magnesium mempunyai peran yang cukup penting dalam memberikan dukungan rutinitas dan peranan badan kita.

Dimulai dari rileksasi otot yang sakit sampai kurangi kecemasan. Walaupun sedikit diulas seperti mineral dan vitamin yang lain. Tapi penting diingat jika magnesium adalah mineral penting yang diperlukan badan.

Bau Badan Ternyata bisa disebabkan Karena Kekurangan Magnesium

Kekurangan magnesium apa lagi dalam periode panjang tentu saja bisa memunculkan permasalahan kesehatan.

Baca Juga: Tanda Bahwa Livermu Bermasalah

Berdasar laporan dalam Iranian Journal of Kidney Diseases tahun 2010, pemicu seorang Kekurangan Magnesium sehingga membuat bau badan benar-benar beragam. Dimulai dari konsumsi makanan yang tidak mencukupi sampai raibnya magnesium dari badan.

Ciri Kekurangan Magnesium Pada Tubuh

Merilis Healthline, beberapa permasalahan kesehatan yang terkait dengan kehilangan magnesium terhitung diabetes, peresapan yang buruk, diare akut, penyakit seliak, dan hungry bone syndrome.

Di bawah ini ialah gejala-gejala yang dapat mengisyaratkan badanmu kekurangan magnesium. Jika merasakannya, selekasnya tambahkan konsumsinya, ya!

  1. Sakit di kepala atau migrain

Kandungan magnesium yang rendah pada tubuh dihubungkan dengan sakit migrain dan kepala. Merilis Healthline, ada satu study yang mendapati jika seputar 75 % warga Amerika Serikat (AS) tidak mendapatkan konsumsi magnesium yang cukup.

Magnesium, khususnya magnesium oksida, terkadang dipakai untuk menahan migrain dan menyembuhkan.

  1. Tekanan darah tinggi

Beberapa eksperimen pada hewan, diantaranya dalam jurnal The Lancet tahun 2016, memperlihatkan jika kekurangan defisiensi magnesium dapat membuat tekanan darah naik hingga beresiko alami tekanan darah tinggi, yang mana ini adalah factor resiko penyakit jantung.

Walau minimnya bukti eksperimen pada manusia, tapi beberapa study pengamatan mendapati jika minimnya kandungan magnesium atau konsumsi makanan yang buruk kemungkinan bisa tingkatkan tekanan darah. Diantaranya termuat dalam American Heart Journal tahun 2010.

Bukti paling kuat mengenai manfaat magnesium ialah dari study terkontrol. Diketemukan jika suplemen magnesium kemungkinan dapat turunkan tekanan darah, terutamanya ke orang dewasa dengan tekanan darah tinggi. Salah satunya laporannya diedarkan di jurnal Hypertension tahun 2016.

Simpelnya, defisiensi magnesium kemungkinan dapat tingkatkan tekanan darah, yang mana ini dapat tingkatkan resiko penyakit jantung. Meskipun begitu, perlu riset selanjutnya untuk betul-betul pahami jalinan di antara tekanan darah dan magnesium.

  1. Kamu alami sembelit

Konstipasi atau sembelit juga bisa jadi tanda-tanda badanmu kurang magnesium, karena mineral itu mempunyai dampak pencahar bila dimakan dalam jumlah tinggi. Merilis situs Kilat, ini karena magnesium punyai kekuatan untuk menarik air ke kotoran, membuat lebih halus serta lebih gampang dikeluarkan. Maka jika kamu susah bab, coba periksa skema makanmu dan perhatikan apa kamu telah memberikan badanmu konsumsi magnesium yang ideal ataukah belum

  1. Masalah psikis

Masalah psikis adalah resiko lain dari kekurangan magnesium. Berdasar laporan dalam International Journal of Nephrology and Renovascular Disease tahun 2014, ini terhitung sikap apatis, yang diikuti dengan mati rasa secara minimnya emosi atau psikis. Bahkan juga, defisiensi yang kronis dapat mengakibatkan koma atau delirium.

Disamping itu, menurut sebuah study pengamatanonal dalam Intern Medicine Journal tahun 2015, diketemukan jalinan di antara kandungan magnesium yang rendah dengan kenaikan resiko depresi.

Beberapa periset bertaruh jika kekurangan magnesium dapat mengakibatkan kecemasan, namun tetap memerlukan pembuktian.

  1. Otot berkedut dan kram

Beberapa study mendapati jika kedutan, tremor, dan kram otot ialah tanda-tanda kekurangan magnesium. Pada kasus defisiensi yang kronis, kejang dapat terjadi.

Berdasar laporan dalam Annual Ulasan of Neuroscience tahun 1987, beberapa periset yakini jika beberapa gejala di atas disebabkan karena saluran kalsium yang semakin besar ke beberapa sel saraf, yang membuat saraf otot begitu hiperstimulasi atau semangat.

Walau suplemen kemungkinan dapat menurunkan otot yang berkedut dan kram ke orang dengan defisiensi magnesium, tapi study dalam Cochrane Database of Systematic Ulasans tahun 2012 mengaitkan jika suplemen magnesium bukan pengatasan efisien untuk kram otot pada sebagian orang dewasa. Study selanjutnya dibutuhkan.

Harus dipahami jika otot yang alami kedutan bisa juga karena hal yang lain, misalkan depresi atau konsumsi cafein yang begitu banyak. Disamping itu, juga bisa dikarenakan oleh efek beberapa obat tertentu atau tanda-tanda dari penyakit neurologis, seperti neuromiotonia atau penyakit neuron motorik.

Walau kerap kali otot yang berkedut itu normal, tapi seharusnya kontrol ke dokter jika tanda-tanda itu kerap dialami.

  1. Tulang keropos

Osteoporosis ialah abnormalitas yang diikuti dengan tulang yang kurang kuat dan kenaikan resiko patah tulang.

Resiko osteoporosis sebenarnya bermacam, terhitung umur yang menua, kurang melakukan aktivitas fisik, dan kurangnya vitamin D dan vitamin K.

Nah, kekurangan magnesium rupanya adalah salah satunya factor resiko osteoporosis. Merilis Healthline, berdasar sebagian riset, defisiensi magnesium tidak hanya bisa lemahkan tulang langsung, tapi juga turunkan kandungan kalsium pada darah, bahan penyusun khusus tulang.

Study pada tikus memverifikasi jika pengurangan magnesium mengakibatkan menyusutnya massa tulang. Walau tidak ada riset pada manusia, tapi ada riset yang sudah menyangkutkan konsumsi magnesium yang buruk dengan kepadatan mineral tulang yang lebih rendah.

  1. Kelemahan dan kecapekan yang tidak terang

Tanda-tanda kekurangan magnesium di tingkat ringan bisa mengakibatkan kekurangan dan kecapekan secara umum. Kamu kemungkinan menanggung derita menyusutnya kemampuan otot atau kemampuan fisik dan mengetahui jika kamu memerlukan semakin banyak usaha tambahan untuk beraktivitas setiap hari.

Kenyataannya, magnesium mainkan peranan penting dalam mentransfer glukosa jadi energi, tingkatkan metabolisme dan menantang kecapekan dan kekurangan. Disamping itu, magnesium mempunyai kekuatan untuk menyamakan metabolisme bermacam mineral seperti kalium, kalsium, tembaga, fosfor, seng, dan vitamin C, yang sediakan energi untuk badan.

  1. Insomnia

Insomnia adalah salah satunya tanda-tanda badan kekurangan magnesium. Bila kamu tidak bisa tertidur atau masih berasa capek sesudah tidur sepanjang beberapa saat, ini kemungkinan memberikan indikasi jika badan kamu kekurangan magnesium.

Magnesium dikenali sebagai mineral rileksasi khusus yang membantu pemikiran dan badan kamu santai, yang akan berperan untuk tidur pulas. Kekurangan magnesium memengaruhi peranan reseptor GABA (gamma-aminobutyric acid) di otak kamu. Asam gamma-aminobutyric ialah neurotransmitter yang memungkinkannya otak kamu berpindah ke kondisi tenang untuk tidur pulas.

  1. Berbau tubuh

Keringat terlalu berlebih dan berbau tubuh yang tidak membahagiakan adalah tanda-tanda kekurangan magnesium. Kenyataannya, magnesium bisa membantu dalam mengatur rutinitas kelenjar keringat dan menetralisir beberapa bahan kimia pemroduksi bau.

Mineral ini bahkan juga berguna dalam mengobati keringat berlebihan pada malam hari. Disamping itu, kesetidakimbangan magnesium pada makanan bisa berperan mengakibatkan keringat berlebih. Untuk menangani berbau tubuh yang tidak lezat, kamu harus konsumsi semakin banyak makanan tinggi magnesium.

  1. Detak jantung yang tidak teratur

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Acta Medica Scandinavica tahun 1980. Salah satunya tanda-tanda Bau Badan Kekurangan Magnesium yang jangan diremehkan dari kekurangan magnesium ialah aritmia jantung atau detak jantung yang tidak teratur.

Pada umumnya kasus, tanda-tanda aritmia termasuk ringan, bahkan juga biasanya tidak ada tanda-tanda sama sekali. Walau demikian, pada sebagian orang, keadaan itu bisa mengakibatkan palpitasi jantung atau jantung berdebar-debar, yakni ada interval antara detak jantung.

Tanda-tanda aritmia yang lain yang kemungkinan terjadi terhitung pusing, napas sesak, nyeri tidak sadarkan diri, atau dada. Pada umumnya kasus yang kronis, aritmia bisa tingkatkan resiko tidak berhasil jantung dan stroke.

Beberapa periset yakin jika kesetidakimbangan kandungan potasium atau kalium dalam dan di luar sel otot jantung kemungkinan ialah pemicunya, yang mana ini keadaan ini dihubungkan dengan defisiensi magnesium.

Study dalam Journal of Intern Medicine tahun 2010 memberikan laporan jika banyak pasien dengan tidak berhasil jantung kongestif dan aritmia sudah bisa dibuktikan berkadar magnesium yang lebih rendah dibanding orang sehat. Menyembuhkan pasien dengan suntikan magnesium tingkatkan peranan jantung mereka secara signifikan.

Berdasar info dari National Institute of Health, lelaki dewasa umur 19-30 tahun perlu 400 mg magnesium setiap hari. Sementara pada wanita dengan bentang umur yang serupa perlu 310 mg.

Itu gejala-gejala badanmu kekurangan magnesium. Jika kamu alami satu atau beberapa salah satunya, tidak ada kelirunya untuk memeriksa diri ke dokter.

Untuk penuhi keperluan magnesium, kamu dapat memperolehnya dari makanan seperti sayur berdaun hijau, kacang-kacangan, polong-polongan, beberapa bijian, dan makanan yang sudah difortifikasi magnesium.